Agustus 7, 2020

Mantan Napiter Mendukung Pemerintah Dalam Menangani Situasi Kamtibmas di Poso

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Palu,9 April 2020

Palu – Aksi terorisme yang terjadi di sejumlah negara termasuk di Indonesia, didasari atas tumbuhnya pemikiran radikal dalam diri individu. Radikalisme bisa dilawan oleh pemahaman ideologi yang kuat.

” Sebab radikalisme timbul karena pemikiran, karena itu yang bisa menyelesaikan juga pemikiran. Ideologi dengan ideologi,” kata R mantan Ex Napiter yg pernah menjalani proses Hukum terkait terorisme dan sehingga berusaha untuk tidak lagi terkontaminasi dan ikut ikutan dalam kegiatan Radikaliseme bahkan ke arah terorisme dan akan membantu pihak aparat keamanan untuk menjaga situasi kamtibmas di Poso

Menurut R yang juga mantan Narapidana Kasus Teroris ( Napiter) Poso bahwa saat ini, sebagian besar eks Napiter , Sekarang mendukung kebijakan pemerintah untuk membantu menciptakan situasi kamtibmas aman dan damai di wilayah Poso dan Sulteng serta mendukung terciptanya pemilukada yang damai pada th 2020. Serta mendukung pelaksanaan operasi Tinombala dalam menyelesaikan permasalahan terorisme di Poso

” R menyarankan dan mengarahkan kepada teman teman simpatisan lainnya untuk tidak lagi bergabung dan melakukan kegiatan yg mengarah ke aksi terorisme yang dapat mengganggu situasi kamtibmas serta dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Yang jelasnya tandas R pemahaman maupun idiologi keras kearah radikalisme dapat menjadi dasar seseorang melakukan aksi terorisme, sehingga pihak terkait harus melakukan program untuk mencegah penyebaran paham maupun idiologi yang mengarah ke tindakan radikalisme melalui pendekatan dari pihak pemerintah serta melakukan pendekatan dan pengawasan terhadap ihcwan – ihcwan yang diduga sudah terpapar.

Penulis : Thio JMR