Agustus 7, 2020

Korwil Sulteng TRCPPA ,Andrea: Inginkan Sulteng Bebas Dari Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak-anak

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jumat,10 Juli 2020

Sulteng – Koordinator Wilayah (Korda) TRC PPA (Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak) Sulteng, Dihadapan media ini menyampaikan “Sulawesi tengah saat ini telah hadir Salah satu Lembaga Independen sebagai mitra kerja TNI dan Polri ,BNN serta LBH Sul-Teng untuk melakukan kegiatan baik sosialisasi dan perlindungan terhadap perempuan dan anak-anak terkait tindakan kejahatan,kekerasan, Narkoba, serta menangkal Faham Radikalisme yang marak terjadi pada perempuan dan anak-anak selama ini.

Dengan kehadiran TRCPPA ini ,agar Sulawesi Tengah (Sulteng) tidak termasuk dalam salah satu daerah sangat rentan menjadi kejahatan anak- anak serta wanita ungkap Andrea Korwil Sulteng di kantor LBH jl.Ojokodi kota Palu Jumat(10/7/2020).

Lanjut dikatakan bahwa kehadiran TRCPPA di Sulteng yang baru ini mampu menjadi suatu wadah pengaduan , pencegahan serta penanganan masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak yang ada di Sulteng ,tentunya membutuhkan dukungan semua pihak dan lapisan masyarakat ,agar Sulteng yang sama-sama kita cintai menjadi daerah yang ramah dan bebas dari kejahatan .

“Dengan kehadiran TRCPPA ini agar Sulawesi Tengah (Sul-Teng) mampu memutus mata rantai kejahatan dan kekerasan terhadap Perempuan dan anak-anak yang menjadi prioritas kita demi masa depan anak dan perempuan yang bebas dari unsur kekerasan, jelasnya.

Selanjutnya “Ini bisa kita ketahui banyaknya laporan dari berbagai daerah masuk ke Kornas pusat , jadi menurut hemat saya , hal ini sangat mengancam generasi penerus bangsa ini setelah narkoba. Olehnya saya di Sulteng yang di percayai sebagai Koordinator Wilayah (Korwil ) di daerah ini,merasa harus memperkuat barisan para pecinta dan pemberi kasih sayang terhadap perempuan dan anak anak ,

Maka dari itu pusat memutuskan perlunya perluasan ruang gerak dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan perempuan dan Anak , untuk memutus mata rantai terhadap kejahatan kepada Perempuan dan Anak-anak termasuk di Sulawesi Tengah ,ungkap Andrea yang sementara beralamat di jl.Yojokodi Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur Kota Palu .

“Berharap hal ini tentu akan membuat dan membantu masyarakat agar tak sungkan sungkan melaporkan bila ada kejahatan terhadap. Perempuan dan anak anak di Sulteng, dan bisa bersinergi dengan seluruh Lembaga baik pemerintah dan masyarakat, Pungkasnya.(Ifan)