September 24, 2020

Eks Napiter Dukung Tangkal Radikalisme Dan Wujudkan Suasana Kamtibmas

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kamis,6 Agustus 2020

MP, Sulteng – Aksi terorisme yang terjadi  di Indonesia, didasari atas tumbuhnya pemikiran radikal dalam diri individu.

“terjafinya radikalisme timbul karena pemikiran. Olehnya yang bisa menyelesaikan juga pemikiran. Ideologi harus dilawan dengan ideologi,” kata ST, mantan napiter yang pernah menjalani proses hukum dan sudah bebas dari LP Nusakambangan.  ST saat ini berusaha untuk tidak lagi terkontaminasi dan ikut-ikutan dalam kegiatan radikaliseme bahkan ke arah terorisme,dan sudah menjalani kehidupan normal dengan mengolah kayu rimba untuk mencukupi hidup berumah tangga dan Ia juga akan membantu pihak aparat keamanan untuk menjaga situasi kamtibmas .

Menurut ST, saat ini sebagian besar eks napiter sangat mendukung kebijakan pemerintah untuk membantu menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan damai di Wilayah Sulteng.

ST menyarankan dan menghimbau kepada teman-teman simpatisan lainnya, untuk tidak lagi bergabung dan melakukan kegiatan yang mengarah ke aksi terorisme, yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas, karena dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, mengingat di negara NKRI kita terdiri dari berbagai  ,Suku ,Agama dan Budaya yang berbeda.

ST juga menegaskan, pemahaman maupun idiologi keras ke arah radikalisme dapat menjadi dasar seseorang melakukan aksi terorisme.

“Karena itu pihak terkait harus melakukan program untuk mencegah penyebaran paham maupun idiologi yang mengarah ke tindakan radikalisme, melalui pendekatan dari pihak pemerintah serta melakukan pendekatan dan pengawasan terhadap ihcwan-ihcwan yang diduga sudah terpapar,” tandasnya(***)