Oktober 23, 2020

Anwar Hafid dan Balai POM Palu Gencar Sosialisasikan Keamanan Obat Dan Makanan

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kamis,24/9/2020

Palu- Anggota Komisi IX DPR-RI Drs H Anwar Hafid MSi, bekerjasama dengan Balai Pengasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Palu gencar melakukan
kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) obat, makanan dan kosmetik
di Cafe Tanaris Kota Palu Kamis (24/9/2020).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kadis Kesehatan Kota Palu dr Huseima, MKes, diikuti oleh tokoh masyarakat dengan nara sumber anggota DPR-RI Drs H Anwar Hafid dan Kepala BPOM Palu Fauzi Ferdiansyah. SSi. APt

Menurut Anwar Hafid, selama ini mayoritas masyarakat tidak selektif menggunakan obat-obatan dan makanan. Sehingga pemerintah memprogramkan hal itu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang cara penggunaan obat dan makanan yang benar.

” Kita lihat di masyarakat ada makanan yang kadaluwarsa dan obat-obatan yang tidak memenuhi standar. Kosmestik juga begitu. Karena itu BPOM bekerjasama dengan Komisi IX DPR RI terus melakukan sosialisasi. Harapannya, masyarakat bisa mengawasi dirinya sendiri tentang bagaimana cara menggunakan makanan, obat-obatan dan kosmetik sesuai standar ketentuan yang berlaku,” katanya.

” Saya berharap semua peserta tidak terjebak masalah obat, makanan dan kosmetik,”kata Anwar Hafid.

Anwar Hafid juga mengungkapkan, pentingnya perang melawan penyebaran Covid 19, karena salah satu pintu masuk virus corona melalui obat dan makanan.

Olehnya itu harap anggota Fraksi Partai Demokrat ini, kepada seluruh peserta, kiranya bisa menjadi duta perang melawan Covid 19, dengan cara menggunakan masker, mencuci tangan serta menjaga jarak.

Meski demikian Anwar Hafid juga menekankan bahwa Covid 19 bukanlah penyakit yang menakutkan. Kekhawatiran masyarakat karena corona ini sudah menjadi pandemi, sehingga menjadi ketakutan yang luar biasa.

” Yang harus ketahui bahwa angka kematian akibat penderita TBC lebih besar ketimbang penderita Covid 19,” tandasnya.

Sementara Kepala Balai POM Palu  Fauzi Ferdiansyah. SSi. APt, menjelaskan, kegiatan ini penting dilaksanakan agar masyarakat memiliki pengetahuan untuk berperan aktif melakukan pengawasan terhadap obat, makanan dan kosmetik, baik pemerintah, masyarakat maupun produsen punya kewajiban dalam melakukan pengawasan terhadap obat dan makanan.

Menurut Fauzi, jika semua bentuk pengawasan dilakukan, masyarakat akan merasa aman dalam mengonsumsi jenis obat dan makanan yang disebarkan.

Olehnya, ia meminta kepada para peserta untuk memperhatikan beberapa hal sebelum mengkonsumsi obat dan makanan. Utamanya menyangkut , masa kedaluwarsa, nomor izin edar, dan jenis komposisinya.

” Jika hal tersebut sesuai ketentuan maka masyarakat akan merasa aman dalam mengonsumsinya,” pungkas Fauzi.

Penulis : Agus Manggona