Kamis, 5 Februari 2026

Lapas Cipinang Tanam Nilai Spiritual Warga Binaan

Warga binaan Lapas Cipinang mengikuti pengajian rutin di masjid dalam upaya pembinaan rohani dan penguatan nilai keimanan. Foto: Ragil/MediaPalu

, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali menyelenggarakan pembinaan rohani Islam bagi para binaan, Senin, 4 Agustus 2025. Kegiatan yang berlangsung dalam dua sesi itu diikuti oleh 170 peserta dan menjadi ruang pembelajaran agama yang menyentuh sisi spiritual warga binaan secara mendalam.

Sesi pertama dimulai pukul 09.30 hingga 11.00 WIB. Sebanyak 85 warga binaan mengikuti kajian tematik Al-Qur’an bersama Qomar.

Ia membahas makna Al-Qur’an secara universal, mengajak peserta memahami nilai-nilai dasar kitab suci sebagai pedoman hidup.

Sesi kedua dilanjutkan pada pukul 15.30 hingga 16.30 WIB dengan jumlah peserta yang sama. Ustaz Irfan membawakan kajian fikih salat yang menitikberatkan pada pemahaman mendalam tentang tata cara salat wajib dan salat sunah sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan pentingnya pembinaan rohani sebagai bagian dari proses pembentukan karakter warga binaan.

“Kami percaya bahwa pembinaan rohani adalah salah satu pilar penting dalam proses pembinaan. Melalui penguatan nilai spiritual, diharapkan warga binaan dapat berubah secara menyeluruh dan siap kembali ke masyarakat dengan bekal keimanan yang kuat,” ujar Wachid.

Baca Juga:  Kapolresta Palu Apresiasi Sinergi Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025

Kepala Bidang Pembinaan, Iwan Setiawan, menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara rutin sebagai bagian dari konsistensi program pembinaan kepribadian.

“Kami berupaya menghadirkan narasumber yang kompeten dan materi yang aplikatif agar warga binaan benar-benar mendapatkan manfaat dan pembelajaran yang membentuk pola pikir serta perilaku lebih positif,” ujarnya.

Salah satu peserta, warga binaan SYM, menyambut baik kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, saya sangat terbantu dengan kajian-kajian seperti ini. Saya jadi lebih memahami makna Al-Qur’an dan memperbaiki tata cara salat saya. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan makin banyak yang ikut,” tuturnya.

Pembinaan rohani ini menjadi bagian dari upaya Lapas Cipinang untuk mewujudkan cita-cita Pemasyarakatan yang PASTI Bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui pembinaan ini, warga binaan diharapkan tidak hanya menjadi pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pidana, tetapi juga siap kembali sebagai anggota masyarakat yang produktif dan bermartabat.

Langkah ini menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas Cipinang bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sosial jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang aman, tertib, dan berkeadaban. **

Baca Juga:  Video Syur Diduga Libatkan Salah Satu Kades di Donggala

(Ragil)