Kamis, 5 Februari 2026

Karya Warga Binaan Lapas Cipinang Tampil di Laut Sebasah 2025

Karya Warga Binaan Lapas Cipinang Tampil di Laut Sebasah 2025. Foto: Dok. Lapas Cipinang

Jakarta, Lembaga (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta, memamerkan hasil karya mereka dalam kegiatan Kick Off Laut Sehat Bebas Sampah (Sebasah) 2025 dan peletakan batu pertama Kawasan Mangrove Nasional di Jakarta, Rabu (6/8/2025). Kegiatan ini diinisiasi oleh Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) .

Produk yang ditampilkan meliputi batik tulis dan cap, tas rajut dari bahan daur ulang, kerajinan tangan, hingga miniatur kapal pinisi.

Seluruh karya tersebut merupakan hasil pembinaan keterampilan warga binaan di dalam lapas sebagai bagian dari proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, mengatakan bahwa partisipasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di lapas berjalan secara aktif dan berkelanjutan.

“Karya-karya ini menjadi simbol perubahan dan harapan bagi warga binaan agar dapat kembali menjadi bagian dari masyarakat yang produktif,” ujarnya.

Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Cipinang, Yopi Febrianda, menambahkan bahwa keterampilan yang dilatihkan diarahkan pada sektor ekonomi kreatif. Harapannya, para warga binaan dapat mengembangkan keterampilan tersebut setelah bebas nanti.

“Kami ingin memastikan bahwa mereka punya bekal yang nyata. Ini bukan hanya tentang pameran, tapi bagian dari upaya pemulihan sosial melalui keterampilan,” kata Yopi.

Baca Juga:  Apes! Gagal Mencuri, Pria di Tegal Malah Terjebak di Dalam Mobil

Booth Lapas Cipinang menarik banyak perhatian pengunjung. Salah satunya Indah Dewi yang mengaku kagum dengan kualitas produk yang dipamerkan.

“Tas rajutnya bagus sekali, saya tidak menyangka karya seperti ini dibuat oleh warga binaan. Layak jual,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mendukung program akselerasi dari Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya dalam aspek pemberdayaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM.

Melalui kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan, Lapas Cipinang menunjukkan perannya sebagai lembaga pemasyarakatan yang adaptif, produktif, dan fokus pada pemulihan sosial berbasis keterampilan.

(Ragil)