Kamis, 5 Februari 2026

Utang Rp 30 Ribu Berujung Parang, Remaja di Sulteng Nyaris Kehilangan Telinga

Ilustrasi penganiayaan remaja. Foto: Dok. MediaPalu

, MediaPaluRemaja berinisial CS menjadi korban ayah tirinya, AR, di Desa Tolai, Kecamatan , Kabupaten Parigi Moutong, (Sulteng). Peristiwa ini terjadi pada Senin siang, 8 September 2025, sekitar pukul 12.10 WITA.

Kasus tersebut dilaporkan oleh MN (25), kakak kandung korban yang tinggal di Desa Nupa Bomba, Kabupaten Donggala. Dalam laporan itu, ia menyebutkan adiknya diserang lantaran persoalan utang Rp 30 ribu.

Keterangan korban menyebutkan, insiden bermula ketika ia singgah di rumah ibunya untuk mengambil pakaian. Saat hendak pergi, AR menagih utang. Perdebatan singkat terjadi hingga pelaku mengambil sebilah parang dari balik pintu dan menebaskan ke arah korban. Telinga kiri CS nyaris putus akibat sabetan tersebut.

Korban sempat mendapat pertolongan di Puskesmas Torue sebelum dirujuk ke RSUD Anuntaloko Parigi untuk perawatan intensif.

“Kami keberatan dan berharap pelaku diproses sesuai hukum,” ujar pelapor dalam keterangannya.

Kapolsek Torue, IPTU Arbit, memastikan kasus remaja Sulteng ini akan diproses secara profesional.

Baca Juga:  11 Pati TNI AD Naik Pangkat ke Mayor Jenderal

“Polri hadir untuk memberi rasa aman dan memastikan setiap tindak ditangani sesuai aturan. Kami mengimbau masyarakat menyelesaikan persoalan dengan cara bijak, bukan kekerasan,” kata Arbit kepada media, Selasa 9 September 2025.

NURDIN