Jakarta, MediaPalu — Dana pemerintah daerah (Pemda) yang parkir di perbankan mencapai Rp 233,11 triliun hingga Agustus 2025. Angka ini naik dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 192,57 triliun.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut kenaikan itu terjadi karena penyerapan anggaran daerah atau dana Pemda masih lambat.
“Transfer tetap tinggi, tapi belanjanya lambat,” kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN KiTa, Senin, 22 September 2025.
Padahal, realisasi Transfer ke Daerah (TKD) telah mencapai Rp 571,5 triliun atau 62,1 persen dari pagu APBN, lebih tinggi dibanding tahun lalu. Namun sejumlah pos belanja justru menyusut, mulai dari belanja pegawai, barang dan jasa, hingga belanja modal.
Suahasil meminta pemerintah daerah mempercepat realisasi belanja di sisa tahun ini agar APBD bisa memberi dorongan pada ekonomi daerah.
IWAN





