Kamis, 5 Februari 2026

Warga Soroti Kualitas Pekerjaan Jalan Beton Bernilai Rp 7 Miliar di Bojonegoro

Proyek jalan beton Trucuk–Padang Bojonegoro dalam proses pengerjaan
Pekerjaan proyek jalan rigid beton di ruas Trucuk–Padang, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, Sabtu 11 Oktober 2025. Foto: Heriyanto/MediaPalu.

, MediaPalu — Sejumlah warga di Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyoroti kualitas pekerjaan proyek rekonstruksi jalan rigid beton di ruas Trucuk–. Proyek yang menelan anggaran lebih dari Rp 7 miliar dari dana publik itu dinilai perlu diawasi lebih ketat agar hasilnya sesuai dengan standar teknis.

Pantauan lapangan menunjukkan, pada beberapa titik di wilayah Desa Padang, lapisan agregat dasar atau base course tampak tidak merata. Ketebalan lapisan material dasar yang menjadi fondasi utama konstruksi jalan itu bervariasi, bahkan pada sejumlah bagian terlihat lebih tipis dari perkiraan teknis.

Proyek ini dikerjakan oleh CV Kertas Melati sebagai kontraktor pelaksana, dengan CV Jasa Karya Engineering sebagai konsultan pengawas. Berdasarkan data lelang, total nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp 7.010.274.577 (Tujuh miliar sepuluh juta dua ratus tujuh puluh empat ribu lima ratus tujuh puluh tujuh rupiah), yang bersumber dari dana daerah Kabupaten Bojonegoro tahun anggaran berjalan.

Heriyanto, salah seorang warga yang juga aktif di organisasi masyarakat Patriot Garuda Nusantara (PGN) Makoda Bojonegoro, mengaku sempat melintas di ruas jalan tersebut. Ia menilai, pelaksanaan proyek publik semestinya memperhatikan mutu karena menyangkut dana yang bersumber dari masyarakat.

Baca Juga:  Letkol Marinir Ali Wardhana Resmi Jabat Danlanal Palu

Baca Juga: IWOI Bojonegoro Soroti Transparansi Tes Perangkat Desa di Kasiman

“Kalau dilihat kasat mata saja, tampak ada bagian yang tipis. Dana sebesar itu tentu perlu dikerjakan dengan sungguh-sungguh agar manfaatnya bisa dirasakan lama oleh warga,” ujarnya kepada MediaPalu, Sabtu, 11 Oktober 2025.

Tim MediaPalu berusaha mengonfirmasi pihak pelaksana proyek di lokasi pekerjaan, namun tidak berhasil menemui perwakilan perusahaan. Upaya konfirmasi melalui pesan elektronik juga belum direspons hingga ini diterbitkan.

Pihak Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Bojonegoro yang dikonfirmasi terpisah menyampaikan akan menindaklanjuti informasi tersebut.

“Terima kasih informasinya. Kami akan meminta teman-teman bidang dan pengawas untuk melakukan pengecekan lapangan,” ujar seorang pejabat dinas melalui pesan singkat, Sabtu.

Warga berharap, proyek jalan Bojonegoro yang menggunakan dana publik ini dapat diawasi dengan lebih transparan. Selain sebagai akses utama antarwilayah, jalan Trucuk–Padang juga menjadi jalur vital bagi aktivitas warga di kawasan selatan Bojonegoro.

HERIYANTO