Kamis, 5 Februari 2026

Lapas Cipinang Bersih-Bersih, Tiga Blok Digeledah dalam Operasi Antinarkoba

Razia antinarkoba di Lapas Cipinang Jakarta bersama TNI Polri dalam program Zero Halinar.
Petugas Lapas Cipinang bersama TNI dan Polri memeriksa blok hunian warga binaan dalam operasi antinarkoba, Jumat, 10 Oktober 2025 malam. Foto: Istimewa

, MediaPalu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan bebas narkoba. Dalam waktu kurang dari 24 jam, jajaran Lapas Cipinang melakukan tiga kali beruntun di tiga blok hunian narapidana sebagai bagian dari operasi antinarkoba dan implementasi nyata program Zero Halinar, bebas dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, mengatakan peningkatan frekuensi razia bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari strategi pencegahan dan pengawasan yang lebih ketat.

“Kami ingin memastikan tidak ada ruang bagi di dalam lapas. Razia dilakukan siang, malam, bahkan dini hari secara sistematis dan profesional. Ini bentuk keseriusan kami menjaga integritas pemasyarakatan,” ujar Wachid, Sabtu 11 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, rangkaian penggeledahan dimulai pada Jumat dini hari, 10 Oktober 2025, di Blok A dengan menyasar delapan kamar hunian.

“Hasil tes urine acak terhadap sejumlah warga binaan menunjukkan semuanya negatif dari narkoba,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan pada Jumat siang, pukul 13.30 WIB, di Blok D Lantai 2. Dalam razia yang melibatkan unsur dan Polri tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh dan tidak menemukan narkoba, obat-obatan terlarang, maupun benda berbahaya lainnya.

Baca Juga:  TNI AL Tangkap Kapal Pembawa Sabu di Selat Malaka

Selanjutnya, razia ketiga digelar pada Jumat malam, pukul 23.50 WIB, di Blok B Lantai 2. Seluruh kamar dinyatakan aman dari narkoba, namun petugas menemukan sejumlah barang yang telah dimodifikasi, seperti sendok logam yang dijadikan pemanas sederhana, sambungan kabel tidak standar, serta korek api gas. Semua barang tersebut diamankan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga keamanan dan keselamatan warga binaan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Cipinang, Sumaryo, menyebut razia beruntun tersebut merupakan bagian dari sistem pengamanan terpadu sekaligus wujud sinergi antarinstansi.

“Kami memperkuat koordinasi dengan TNI dan Polri agar lingkungan lapas tetap steril dari narkoba dan benda berbahaya. Seluruh kegiatan dilakukan secara profesional, tertib, dan humanis tanpa menimbulkan keresahan,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Polri yang turut dalam kegiatan, Bripda Moch. Rafi, menilai pelaksanaan razia berlangsung tertib dan transparan.

“Tidak ditemukan narkoba maupun barang berbahaya. Ini menunjukkan pengawasan internal Lapas Cipinang berjalan sangat efektif,” katanya.

Seluruh rangkaian penggeledahan terdokumentasi lengkap dan berlangsung tanpa insiden. Menurut Wachid, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan yang bersih dan akuntabel.

Baca Juga:  Nawa Perdana Pastikan Mes Pemda Banggai Rampung Tepat Waktu

Dengan semangat (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel), Lapas Cipinang berkomitmen menjaga ketertiban, keamanan, serta memastikan lingkungan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Langkah tersebut sekaligus mendukung 13 program akselerasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di bawah kepemimpinan Agus Andrianto, termasuk pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan berbasis telekomunikasi di dalam Lapas Cipinang.

RAGIL