Kamis, 5 Februari 2026

Kebakaran Pemalang: Rokok Menyulut Api di Kios Bensin Milik Warga Bojongnangka

Kebakaran Pemalang akibat rokok saat isi bensin, kios milik warga Bojongnangka hangus terbakar.
Petugas pemadam berusaha memadamkan api yang membakar kios bensin milik warga di Desa Bojongnangka, Pemalang, Rabu 22 Oktober 2025. Foto: Ragil/MediaPalu

Pemalang, .com di Pemalang kembali terjadi, kali ini menimpa sekaligus kios bensin milik Bachrul Arifin di Desa Bojongnangka, Kecamatan Pemalang, Jawa Tengah, Rabu pagi 22 Oktober 2025. Api melalap seluruh bangunan hanya dalam hitungan menit akibat kelalaian pemilik yang menyalakan rokok saat memindahkan bensin.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pemalang, Diar Hendrayanto, menjelaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 06.10 WIB. Saat itu, istri pemilik kios, Ambar, tengah menuangkan bensin ke dalam botol eceran untuk dijual. Tanpa disadari, bara rokok yang ia nyalakan memicu percikan api dan langsung menyambar bahan bakar.

“Api langsung membesar karena percikan dari rokok mengenai bensin yang sedang dituangkan. Dalam waktu singkat, kobaran api meluas dan membakar seluruh bagian kios,” kata Diar kepada MediaPalu.com.

Tim pemadam kebakaran dari Pos Induk Pemalang yang sedang piket segera meluncur ke lokasi begitu menerima laporan warga. Petugas berusaha memadamkan api yang sudah menjalar ke atap dan ruang belakang rumah.

Baca Juga:  Erwin Burase Tegaskan Tambang Kayuboko dan Buranga Tak Boleh Beroperasi sebelum Lahan Dipulihkan

“Kurang dari satu jam, api berhasil kami padamkan. Namun bangunan beserta isi kios tidak bisa diselamatkan,” ujarnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski begitu, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Pihak pemadam kembali mengingatkan warga agar berhati-hati dalam menangani bahan mudah terbakar, terutama bensin eceran.

Peristiwa kebakaran akibat rokok dan bensin di Pemalang ini menjadi pelajaran penting bagi warga untuk tidak menyepelekan kebiasaan kecil yang berisiko besar. daerah bersama petugas pemadam kebakaran mengimbau agar masyarakat tidak menyalakan rokok di area penyimpanan bahan bakar, memperhatikan instalasi , serta menyediakan alat pemadam sederhana di rumah.

Langkah sederhana seperti memastikan ventilasi cukup, menyimpan bensin di tempat tertutup, dan menjauhkan sumber api dapat mencegah kebakaran serupa. Warga juga diharapkan segera melapor ke petugas Damkar jika melihat tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani cepat dan tidak menimbulkan korban.

Sebagai tindak lanjut, warga juga mengharapkan Dinas Pemadam Kebakaran Pemalang dapat menggelar penyuluhan keselamatan kebakaran di tingkat desa. Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang bahaya bahan mudah terbakar dan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Brimob Sulteng Tebar 1.000 Bendera Jelang HUT ke-80 RI

RAGIL