Kamis, 5 Februari 2026
Daerah  

Bupati Erwin Burase Ajak Nelayan Lawan Illegal Fishing

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase tegaskan komitmen berantas illegal fishing di Teluk Tomini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, berdialog dengan warga dan perangkat daerah di kawasan pesisir saat meninjau lokasi pengawasan laut. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memberantas praktik illegal fishing dan menjaga kelestarian perairan Teluk Tomini. Foto: Dok. Forkopim Daerah Parigi Moutong

Parigi Moutong, MediaPalu — Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk melindungi sumber daya laut dan menindak tegas praktik penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) di wilayah perairan Teluk Tomini. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Parigi Moutong, Erwin Burase, saat membuka kegiatan Sosialisasi Pemberantasan Illegal Fishing di Parigi Moutong, Selasa 11 November 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah, Kasat Polair, Forkopimcam Mepanga, serta para kepala desa, penyuluh perikanan, dan kelompok nelayan setempat.

Dalam arahannya, Bupati Erwin Burase menyoroti bahaya praktik penangkapan ikan dengan bahan peledak dan zat kimia berbahaya seperti potasium sianida yang masih ditemukan di beberapa titik pesisir. Ia menegaskan, tindakan tersebut bukan hanya melanggar , tetapi juga merusak keseimbangan ekosistem laut dan mengancam masa depan generasi mendatang.

“Setiap tindakan merusak laut sama saja dengan merampas masa depan anak cucu kita. Laut adalah anugerah yang harus dijaga dan diwariskan dalam keadaan lestari,” tegas Erwin Burase.

Baca Juga:  Bupati Parigi Moutong Tekankan Kolaborasi Nyata Tekan Angka Stunting

Kabupaten Parigi Moutong dikenal memiliki garis pantai terpanjang di Sulawesi Tengah, dengan potensi kelautan yang besar untuk mendorong ekonomi daerah. Namun, menurut Bupati, potensi itu baru dapat dirasakan jika pengelolaan sumber daya dilakukan dengan cara berkelanjutan dan adil bagi masyarakat pesisir.

Bupati Erwin Burase juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menolak segala bentuk praktik penangkapan ikan ilegal dan memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menjaga kedaulatan laut.

“Gerakan melawan illegal fishing tidak boleh berhenti pada seremoni. Ini harus menjadi kesadaran bersama agar laut Parigi Moutong tetap menjadi sumber kehidupan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Erwin Burase mengumumkan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan akan membangun Kampung Nelayan Terintegrasi di Kecamatan Bolano sebagai wujud nyata dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor kelautan di Parigi Moutong.

itu mencakup fasilitas penting seperti pabrik es, dermaga tambat perahu, dan pendukung perikanan lainnya.

“Ini peluang besar bagi masyarakat pesisir. Saya sudah minta seluruh perangkat daerah untuk menyiapkan dokumen administrasi dan regulasi yang dibutuhkan agar tahun 2026 program ini bisa direalisasikan,” jelasnya.

Baca Juga:  Keseruan Warga Binaan Rutan Pemalang Ikuti Perkemahan di Nusakambangan

Selain itu, Bupati Parigi Moutong menegaskan bahwa program Gerbang Desa akan terus diperkuat untuk mendorong pemberdayaan masyarakat pesisir sebagai bagian dari visi pembangunan berkelanjutan di sektor kelautan dan perikanan.

“Gerbang Desa akan menjadi pintu utama tumbuhnya yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Menutup arahannya, Bupati Erwin Burase mengajak seluruh pihak menjaga laut Kabupaten Parigi Moutong agar tetap produktif dan lestari.

“Mari kita jaga laut kita tetap biru, ikan kita melimpah, dan nelayan kita semakin sejahtera,” pungkasnya.

FADLI