Kamis, 5 Februari 2026
News  

Rusia Gempur Ukraina Usai Trump dan Putin Berbicara

Trump dan Putin. Foto: X RPSAgainstTrump

Rusia melancarkan serangan drone dan misil terbesar ke Ukraina pada Jumat malam, 4 Juni 2025, hanya berselang beberapa jam setelah percakapan telepon antara dan Presiden Rusia Vladimir Putin berakhir tanpa titik temu.

Wartawan AFP di Kyiv melaporkan deru drone yang melintasi langit ibu kota dan dentuman ledakan yang menggema sepanjang malam, saat sistem pertahanan udara Ukraina dikerahkan untuk menangkis serangan masif tersebut.

Presiden Trump mengakui bahwa pembicaraan dengan Putin tak membuahkan kemajuan berarti dalam upaya menghentikan perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun itu.

Kremlin dalam pernyataannya menegaskan bahwa Rusia akan tetap melanjutkan tujuan invasinya di Ukraina.

Seorang warga Kyiv bernama Tymur, yang sebelumnya telah mengalami sejumlah serangan, menyebut serangan kali ini sebagai yang paling mengerikan.

“Belum pernah ada serangan seperti ini sebelumnya. Begitu banyak ledakan,” ujarnya kepada AFP.

Ditambahkannya, “Orang-orang damai tinggal di sini. Itu saja.”

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa peringatan serangan udara terdengar di seluruh negeri hampir bersamaan dengan kabar tentang panggilan antara dua presiden adidaya tersebut. Zelensky mendesak Amerika Serikat untuk meningkatkan tekanan terhadap Moskow.

Baca Juga:  Pasar BBM Non-subsidi Naik, SPBU Swasta Dapat Kuota Impor Tambahan

Seorang senior Ukraina menyampaikan kepada AFP bahwa Trump dan Zelensky dijadwalkan akan melakukan percakapan telepon pada waktu yang belum ditentukan.