Kamis, 5 Februari 2026

Banjir Donggala: Tiga Rumah Hanyut, Jembatan Terputus

Banjir Donggala, Jembatan penghubung di Tanantovea Donggala terputus akibat banjir dan luapan sungai.
Kondisi jembatan penghubung di Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, terputus akibat banjir setelah debit sungai meluap dan mengikis pondasi, Minggu 11 Januari 2026. Foto: Istimewa

, MediaPalu — melanda empat desa di Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (), Minggu 11 Januari 2026, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.

Desa yang terdampak meliputi Desa Wani 1, Wani 2, Wani 3, dan Desa Wani Lumbumpetigo.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, mengatakan banjir terjadi sekitar pukul 11.35 WITA akibat meningkatnya debit air sungai yang meluap, sehingga merusak pondasi dudukan dan menggenangi permukiman .

“Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air sungai naik secara signifikan dan meluap ke permukiman, bahkan merusak pondasi jembatan di lokasi kejadian,” ujar Asbudianto dalam laporan resminya yang diterima MediaPalu, Minggu.

Ia menjelaskan, di Desa Wani 1, banjir menghanyutkan tiga unit rumah warga. Sementara itu, pendataan dampak banjir di Desa Wani 2 masih dilakukan oleh tim BPBD.

Di Desa Wani 3, satu rumah warga terdampak dan jembatan penghubung menuju Desa Labuan Kungguma terputus, sehingga akses antarwilayah tidak dapat dilalui. Adapun Desa Wani Lumbumpetigo juga tercatat sebagai wilayah terdampak dan masih dalam proses pendataan.

Baca Juga:  Stunting di Palu Tembus 25,6 Persen, Melampaui Target Nasional

Menurut Asbudianto, warga terdampak saat ini masih mengungsi secara mandiri, dan hingga laporan ini disusun tidak terdapat korban jiwa.

Tim Reaksi Cepat (TRC) dan PUSDALOPS BPBD Kabupaten Donggala bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah melakukan assessment serta kaji cepat untuk mengetahui dampak dan kebutuhan di lapangan.

“Hingga saat ini air belum sepenuhnya surut dan akses dari Desa Wani 3 ke Desa Labuan Kungguma masih terputus. Kebutuhan mendesak di lokasi terdampak adalah jembatan darurat serta bantuan logistik kebencanaan,” kata Asbudianto.

MARDISON