Kamis, 5 Februari 2026

Dugaan Keterlibatan Pemodal Besar dalam Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Sulteng

Alat berat beroperasi di lokasi tambang emas ilegal Kayuboko, meski pemerintah menegaskan larangan aktivitas penambangan tersebut. Foto: Istimewa

Parigi Moutong, MediaPalu – Aktivitas emas ilegal di , Sulawesi Tengah (Sulteng), khususnya di Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, kembali menjadi sorotan.

Dari penelusuran tim MediaPalu, sejumlah sumber lokal yang enggan disebutkan identitasnya menyebut adanya keterlibatan pemodal besar di balik operasi tambang tersebut.

Seorang sumber menyebut, nama seorang politik nasional sempat muncul dalam pembicaraan warga.

“Ada informasi yang menyebut nama besar dari luar daerah yang ikut menjadi pemodal. Namanya beredar di kalangan masyarakat, tapi semua masih sebatas dugaan,” kata sumber itu, pekan kemarin.

Nama yang dimaksud adalah BAS, seorang politikus asal Sumatera Utara yang pernah menjabat sebagai salah satu bupati periode 2017–2022 dan sebelumnya ketua DPRD periode 2014–2017 di provinsi itu.

Namun hingga kini, dugaan tersebut belum memiliki bukti tertulis ataupun dokumen resmi yang mengaitkan BAS dengan kegiatan ilegal di Kayuboko.

Data perusahaan maupun izin tambang di wilayah Parigi Moutong yang diperoleh Tim MediaPalu tidak mencantumkan nama yang bersangkutan.

Baca Juga:  Letkol Yudhi dan Nyala Baru Mesin Tempur TNI AD

Sebagai bagian dari prinsip keberimbangan, tim MediaPalu telah berupaya menelusuri alamat maupun kontak person BAS di Palu untuk meminta konfirmasi dan klarifikasi. Namun hingga berita ini diterbitkan, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Pemerintah daerah sendiri sebelumnya menegaskan bahwa kegiatan tambang emas di Kayuboko dihentikan karena berpotensi merusak lingkungan. diminta lebih tegas menindak pelaku maupun pemodal yang berada di balik operasi tersebut.

Redaksi akan terus menelusuri informasi ini dengan mengedepankan prinsip verifikasi, serta membuka ruang klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan.

TIM