Kamis, 5 Februari 2026

Gempa M7,4 Guncang Laut Filipina, BMKG: Sulut-Talaud Berpotensi Tsunami

Gempa hari ini, BMKG peringatkan potensi tsunami Sulut dan Kepulauan Talaud
Peta lokasi gempa M7,4 Laut Filipina hari ini yang berpotensi tsunami di Kepulauan Talaud, Jumat 10 Oktober 2025. Foto: BMKG

Jakarta, Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang Laut Filipina, wilayah Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Jumat 10 Oktober 2025, pukul 08.43 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika () menyebut gempa tersebut berpotensi memicu tsunami.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyampaikan bahwa episenter gempa terletak pada 7,23° Lintang Utara dan 126,83° Bujur Timur, atau sekitar 275 kilometer barat laut Pulau Karatung, dengan kedalaman 58 kilometer.

“Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini berpotensi tsunami dengan tingkat ancaman Waspada,” kata Daryono dalam keterangan resminya, Jumat.

yang Berpotensi Terdampak

Wilayah yang perlu memperhatikan potensi tsunami yakni: Kepulauan Talaud, Kota Bitung, Minahasa Utara bagian selatan, Minahasa bagian selatan, Supiori, Papua.

BMKG meminta setempat agar segera mengimbau menjauhi pantai dan tepian sungai.

“Untuk daerah dengan status Waspada, masyarakat diharapkan menjauhi pantai serta memperhatikan arahan petugas di lapangan,” ujarnya.

Guncangan dirasakan di beberapa wilayah Sulawesi Utara.

Di Tahuna, intensitas gempa mencapai IV MMI atau dirasakan banyak orang di dalam rumah.

Baca Juga:  Peresmian Jembatan Palu IV Batal Digelar 16 Juli, Ini Alasannya

Sementara di Manado, getarannya tercatat II MMI, dirasakan sebagian kecil masyarakat dan menyebabkan benda ringan bergoyang.

Hingga kini, belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa.

BMKG memastikan, hingga pukul 09.14 WIB, belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah percaya informasi yang tidak resmi, dan selalu memperbarui informasi dari kanal BMKG.

Masyarakat Sulut dan Kepulauan Talaud juga diminta memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali ke dalam rumah pasca-gempa.

Informasi dapat diperoleh melalui sumber resmi atau kanal BMKG.

IWAN