Kamis, 5 Februari 2026

Kebakaran Pabrik Tekstil di Tegal, Polisi Selidiki Penyebab dan Imbau Keselamatan Industri

Petugas Damkar memadamkan kebakaran pabrik tekstil di Tegal, Jawa Tengah, Sabtu malam 18 Oktober 2025.
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melanda pabrik tekstil di Jalan Pala Raya, Dampyak, Tegal, Jawa Tengah, Sabtu malam (18/10/2025). Kebakaran diduga menimbulkan kerugian hingga miliaran rupiah. (Foto: Dok. Damkar Tegal)

Tegal, .com — Kebakaran pabrik tekstil terjadi di Desa Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu malam, 18 Oktober 2025. Api diduga berasal dari di ruang produksi dan melalap sebagian besar area pabrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kepala Pemalang, Ahmad Hidayat, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 23.38 WIB. Tim Damkar Pemalang segera dikerahkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 00.15 WIB.

“Kami langsung melakukan pemadaman begitu tiba di lokasi. Proses pendinginan dilanjutkan oleh Damkar Kota Tegal setelah api berhasil dikendalikan,” kata Ahmad, Minggu, 19 Oktober 2025.

Baca juga: Rumah Warga di Pemalang Terbakar Saat Tuang Bensin, Kerugian Capai Ratusan Juta

Petugas menemukan sebagian besar peralatan produksi dan bahan kain hangus terbakar. Sejumlah saksi juga mengatakan sempat terdengar ledakan kecil sebelum api membesar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materi diperkirakan lebih dari Rp1 miliar. Polisi bersama petugas pemadam masih menyelidiki sumber api, termasuk kemungkinan adanya korsleting di area mesin tenun.

Kebakaran pabrik tekstil di Tegal ini menambah daftar panjang insiden kebakaran industri di Jawa Tengah sepanjang tahun 2025. Dinas terkait mengimbau agar setiap pengelola pabrik memperketat prosedur keselamatan kerja dan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala.

Baca Juga:  Senada Digital Records Gaet Aisha Kamila untuk Album Sunda

Pihak Damkar Tegal bersama kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran pabrik tekstil di Tegal. Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap potensi kebakaran industri, terutama di musim kemarau yang meningkatkan risiko percikan api.

Dinas Pemadam Kebakaran Tegal mengingatkan bahwa sebagian besar insiden kebakaran industri disebabkan oleh kelalaian pemeriksaan rutin instalasi listrik dan mesin produksi. Karena itu, pengelola pabrik diminta lebih disiplin dalam melakukan pengecekan kabel, panel listrik, dan area kerja yang berisiko tinggi. Upaya pencegahan sederhana dinilai bisa menghindarkan kerugian besar seperti yang terjadi kali ini.

Pemerintah juga berencana memperketat pengawasan terhadap penerapan standar keselamatan kerja di sektor industri tekstil dan garmen. Langkah ini diharapkan dapat menekan potensi kebakaran serupa di kawasan industri Jawa Tengah, khususnya di Tegal dan sekitarnya.

Informasi tentang standar keselamatan kerja industri dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

RAGIL