Palu, MediaPalu – Pemerintah Kota Palu dan Pemerintah Kota Iwanuma, Jepang, mempererat kerja sama dalam pembangunan komunitas tangguh bencana di kawasan relokasi pascabencana 2018. Kolaborasi ini diwujudkan melalui kunjungan resmi Wali Kota Iwanuma, Junichi Sato, ke Kota Palu, Minggu 13 Juli 2025.
Rombongan tiba di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu sekitar pukul 15.05 WITA menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Mereka disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, bersama sejumlah pejabat daerah.
Kunjungan selama tiga hari ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas negara dalam pengelolaan risiko bencana dan penguatan kapasitas masyarakat. Salah satu agenda utama adalah diseminasi proyek perumusan komunitas tangguh, yang selama ini dikembangkan bersama antara Kota Palu dan Iwanuma.
“Ini bukan hanya kerja sama antar pemerintah, tetapi juga bentuk pertukaran pengalaman dalam membangun ketangguhan warga,” ujar Irmayanti di lokasi penyambutan.
Iwanuma, kota di Prefektur Miyagi, dikenal karena pendekatan berbasis masyarakat dalam rekonstruksi pascatsunami Tohoku 2011. Model itulah yang kini coba diterapkan di kawasan relokasi Kota Palu, dengan menekankan pada kesiapsiagaan, edukasi kebencanaan, dan pemberdayaan warga.
Proyek ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pembangunan kawasan rawan bencana lainnya di Indonesia. Melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis komunitas, kedua kota berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih siap menghadapi bencana di masa mendatang.
Pemerintah Kota Palu menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Jepang, serta berharap kerja sama ini terus berlanjut dalam bentuk program-program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan warga.





