Buol, MediaPalu – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buol memastikan seluruh warga negara asing (WNA) asal Filipina yang ditemukan terapung selama 13 hari di laut telah mendapatkan penanganan kemanusiaan secara cepat dan terpadu.
Sebanyak 15 orang, terdiri dari 8 anak-anak dan 7 orang dewasa, dievakuasi oleh nelayan setempat dan dibawa ke Pelabuhan Payopi, Kelurahan Buol, pada Kamis 22 Januari 2026.
Setibanya di darat, para korban langsung mendapat pertolongan awal dari masyarakat berupa air minum, makanan, serta pakaian layak.
Bupati Buol Risharyudi Triwibowo menyampaikan bahwa Pemda segera mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi seluruh korban ke Rumah Sakit Mokoyurli Buol untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
“Kondisi para korban cukup memprihatinkan. Sebagian besar mengalami dehidrasi berat, kelelahan ekstrem, serta dampak paparan sinar matahari dalam waktu lama. Saat ini mereka masih menjalani perawatan intensif,” kata Bupati Buol kepada MediaPalu, Jumat 23 Januari 2026.
Pemkab Buol juga langsung mengaktifkan koordinasi lintas sektor guna memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur, sekaligus menjamin aspek kemanusiaan dan keamanan.
Koordinasi dilakukan bersama Kantor Imigrasi Palu, Polres Buol, TNI AL, TNI AD, Kejaksaan, BPBD, jajaran OPD terkait, Camat Biau, Lurah Buol, serta manajemen Rumah Sakit Mokoyurli.
Bupati Buol menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan kondisi para korban menjadi prioritas utama, sembari menunggu proses lanjutan sesuai ketentuan hukum dan keimigrasian yang berlaku.
MARDISON





