Pemalang, MediaPalu – Petani di sekitar lereng Gunung Slamet, khususnya di Desa Gunungsari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, mulai ramai membudidayakan tanaman kopi berbagai jenis. Komoditas perkebunan ini kian dilirik karena dinilai memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan.
Salah satunya dilakukan Fajar (40), petani muda asal Gunungsari yang kini fokus mengembangkan bibit kopi di atas lahan pegunungan yang subur. Ia mulai menanam dua varietas kopi unggulan, yaitu robusta dan arabika.
“Saya melihat kondisi di Gunungsari cocok untuk budidaya kopi jenis robusta dan arabika,” ujar Fajar kepada MediaPalu, Jumat, 18 Juli 2025.

Fajar menjelaskan bahwa ia menggunakan sistem pendederan biji untuk mendapatkan bibit kopi unggul. Biji-biji kopi terpilih kemudian dipindahkan ke polybag untuk pembibitan awal.
“Langkah ini saya ambil karena semakin banyak petani di lereng Gunung Slamet yang tertarik menanam kopi,” katanya.
Pemasaran bibit hasil pendederan itu tidak hanya terbatas di wilayah Pulosari, melainkan telah merambah ke berbagai daerah di Jawa Tengah.
Upaya ini diharapkan menjadi alternatif sumber penghasilan baru bagi warga di sekitar lereng Gunung Slamet sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat Desa Gunungsari. **
(Ragil)





