Kamis, 5 Februari 2026

PRIMA Sambut Positif Respons Kemensos untuk Parigi Moutong

PRIMA Sambut Positif Respons Kemensos untuk Parigi Moutong. Foto: Istimewa

MediaPalu Koordinator Wilayah Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Kabupaten , Andrifal I.A. Latomaria, menyatakan dukungannya atas komitmen Kementerian Sosial dalam merespons berbagai usulan strategis dari Kabupaten Parigi Moutong.

Kepastian itu diperoleh usai audiensi resmi antara jajaran Pemerintah Daerah dan Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, pada Kamis, 3 Juli 2025, di Gedung Kementerian Sosial, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Parigi Moutong menyerahkan sejumlah proposal program prioritas yang menyasar langsung masyarakat akar rumput.

Usulan itu mencakup pendirian Rakyat, Rumah Sejahtera Terpadu (RST) Nelayan), permohonan pembentukan Lumbung Sosial untuk , penambahan kuota Penerima Bantuan Iuran JKN (PBI-JKN), serta pemberdayaan masyarakat komunitas adat terpencil.

Delegasi Pemda dipimpin oleh Sekretaris Daerah Zulfinasran, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Syamsu Nadjamuddin, serta Plt. Kepala Dinas Sosial Tri Nugrah Adiyartha. Pihak Kementerian turut menghadirkan tim dari Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin) serta Satgas Sekolah Rakyat.

Andrifal menilai pertemuan tersebut sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam mendorong transformasi sosial dan pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

“Kemensos memberi ruang bagi daerah untuk menyusun solusi sosial dari bawah. Ini kesempatan besar untuk Parigi Moutong,” ujarnya pada MediaPalu, Sabtu 5 Juli 2025.

Baca Juga:  Kebakaran di Palu Hanguskan Rumah dan Asrama Parigi Moutong

Ia menambahkan, PRIMA sebagai partai penggerak akar rumput siap mengawal program-program tersebut agar tepat sasaran dan berkelanjutan. Hilirisasi di sektor sosial, menurutnya, menjadi agenda penting agar kebijakan tidak berhenti pada konsep, tapi menyentuh langsung kebutuhan warga.

Dengan dukungan kebijakan dari pusat, PRIMA berharap program-program ini akan memperkuat jaring pengaman sosial dan mempercepat pengentasan kemiskinan di Parigi Moutong.

“Keadilan sosial bukan hanya janji konstitusi, tapi mandat nyata yang harus terus diperjuangkan,” ujar Andrifal.

Andrifal juga menekankan pentingnya hilirisasi di sektor sosial agar dampak dari program Kemensos bisa dirasakan lebih nyata dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang baik, Parigi Moutong diharapkan dapat menjadi contoh keberhasilan pembangunan berbasis kesejahteraan sosial di kawasan timur Indonesia.