Kamis, 5 Februari 2026

Parigi Moutong Siap Jadi Sentra Udang

Petani memperlihatkan hasil panen udang di Parigi Moutong Sulawesi Tengah
Petani memperlihatkan hasil panen udang di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Foto: Dok. DPMPTSP

Parigi Moutong, Parigi Moutong menyiapkan langkah besar untuk menjadi sentra udang di . Melalui pembangunan kawasan industri udang terintegrasi, daerah ini menargetkan diri sebagai pusat budidaya modern sekaligus motor ekonomi baru.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menegaskan sudah menyiapkan lahan 50 hektare untuk pusat industri perikanan. Kawasan ini akan dilengkapi laboratorium kualitas air, deteksi penyakit, serta pusat teknologi budidaya.

“Kita ingin nilai tambahnya ada di daerah. Dengan industri pengolahan sendiri, PAD meningkat, lapangan kerja terbuka, dan posisi Parigi Moutong semakin kuat,” kata Erwin dalam rapat, di Parigi, 30 September 2025.

Selama empat tahun terakhir, budidaya udang intensif di Parigi Moutong berkembang pesat. Produktivitas mencapai 30–60 ton per hektare per tahun. Namun, sebagian besar udang masih dikirim segar ke Makassar sebelum diekspor, sehingga keuntungan bagi daerah minim.

Ketua Tim Pakar Satgas Industri Udang Sulteng, Hasanuddin Atjo, menyebutkan pentingnya membangun industri pengolahan di Parigi Moutong.

“Jika daerah ini punya industri sendiri, biaya produksi bisa ditekan, nilai jual meningkat, dan kontribusi PAD akan lebih besar,” ujarnya.

Dengan hilirisasi, panen udang Parigi Moutong akan lebih menguntungkan masyarakat pesisir dan mendorong lahirnya usaha turunan seperti pakan, logistik, hingga ekspor langsung.

Baca Juga:  Polisi Amankan 51 Gram Sabu dari Seorang Perempuan di Tojo Una-Una, Sulteng

Kadis Kelautan dan Perikanan Parigi Moutong, Mohamad Nasir, menambahkan, industri udang terintegrasi akan menjadi multiplier effect. Selain meningkatkan PAD, juga membuka lapangan kerja baru dan memperkuat posisi Parigi Moutong sebagai sentra budidaya udang Sulawesi Tengah.

“Ini akan membuka lapangan kerja baru, melahirkan usaha turunan, dan menjadikan Parigi Moutong motor ekonomi baru di Sulawesi Tengah,” katanya.

Sejumlah perusahaan tambak besar, termasuk PT Esaputili Prakarsa Utama, PT Parigi Aquakultura , dan PT Maxmar Group, menyatakan dukungan penuh. Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat diyakini akan mempercepat terwujudnya kawasan industri udang modern.

Dengan potensi besar, dukungan , serta strategi hilirisasi, Parigi Moutong optimistis melangkah menjadi pusat industri udang terintegrasi. Bukan hanya sebagai komoditas ekspor, tetapi juga motor pertumbuhan ekonomi baru bagi Sulawesi Tengah.

FADLI