Jakarta, MediaPalu – Di tengah geliat ekonomi desa, peluang usaha berbasis jasa kian terbuka lebar. Tak lagi bergantung pada pertanian, kini banyak warga desa menatap sektor UMKM jasa sebagai jalan baru menuju kemandirian ekonomi. Dengan modal kecil dan kebutuhan pasar yang stabil, usaha jasa menjadi fondasi baru penggerak ekonomi lokal.
Dari jasa potong rambut hingga manajemen media sosial, berikut 18 UMKM jasa di desa yang terbukti menjanjikan dan mudah dijalankan.
- Jasa Potong Rambut
Rambut tak kenal musim. Di kota atau desa, kebutuhan potong rambut selalu ada. Dengan modal Rp5–8 juta, kamu bisa membuka barbershop kecil atau melayani panggilan keliling. Pelatihan singkat menjadikan hasil lebih profesional dan pelanggan cepat percaya.
- Laundry Kiloan
Keluarga sibuk dan pekerja desa kini memilih praktis. Laundry kiloan dengan layanan antar-jemput bisa dimulai dari modal Rp7–10 juta. Lokasi padat penduduk menjadi kunci larisnya bisnis ini.
- Cuci Motor dan Mobil
Jumlah kendaraan di desa meningkat tajam. Jasa cuci motor berbiaya Rp8–15 juta untuk modal awal, bisa dikembangkan menjadi “salon mobil mini” dengan tambahan layanan poles.
- Jasa Jahit Pakaian
Dari permak hingga seragam sekolah, jasa jahit selalu dibutuhkan. Modal Rp5–10 juta cukup untuk membeli mesin jahit dan alat pendukung. Keahlian menjahit bisa diperoleh lewat kursus singkat.
- Desain Grafis dan Cetak Digital
Permintaan undangan, spanduk, hingga promosi UMKM lokal membuat usaha ini tumbuh pesat. Dengan modal Rp6–12 juta dan keterampilan desain, pasar digital bisa dijangkau bahkan dari desa.
- Fotografi dan Videografi
Acara pernikahan dan khitanan selalu butuh dokumentasi. Dengan kamera dan peralatan dasar (Rp10–25 juta), jasa dokumentasi menjadi sumber penghasilan besar.
- Les Privat
Les privat dari rumah bisa dijalankan dengan modal kecil, sekitar Rp1–3 juta. Kebutuhan tambahan belajar anak di desa makin meningkat.
- Servis Elektronik
Kipas, TV, hingga kulkas sering rusak. Dengan kemampuan teknis dan modal Rp5–10 juta, jasa servis elektronik bisa memberi pemasukan rutin.
- Makeup dan Rias Pengantin
Pesta adat dan pernikahan menjadi ladang emas. Bermodal Rp5–15 juta, usaha rias pengantin cepat dikenal melalui promosi mulut ke mulut.
- Transportasi Lokal
Jasa antar-jemput sekolah, pasar, atau acara desa sangat dibutuhkan. Modal Rp5–10 juta untuk kendaraan roda tiga sudah cukup untuk memulai.
- Pengetikan dan Print Dokumen
Dekat sekolah atau kantor desa, usaha ini sangat potensial. Modal Rp4–8 juta untuk laptop dan printer sudah bisa berjalan.
- Event Organizer Skala Desa
Ulang tahun dan hajatan kini ingin lebih rapi. Dengan modal Rp8–20 juta dan tim kecil, EO desa bisa tumbuh cepat.
- Konsultasi Pertanian dan Peternakan
Dengan pengalaman lapangan, kamu bisa menjadi konsultan bagi petani. Modal Rp2–5 juta dan alat ukur sederhana sudah cukup.
- Jasa Antar-Jemput Sekolah
Modal kendaraan pribadi bisa dikembangkan jadi layanan antar anak sekolah. Stabil dan diminati orang tua sibuk.
- Pelatihan Keterampilan
Kursus menjahit, memasak, hingga kerajinan lokal bukan hanya menghasilkan uang, tapi juga memberdayakan masyarakat desa.
- Penyaluran Tenaga Kerja
Menjadi penghubung antara warga desa dan perusahaan di kota bisa jadi bisnis sosial berkelanjutan.
- Manajemen Media Sosial
UMKM desa butuh sentuhan digital. Dengan laptop dan keterampilan desain, kamu bisa bantu promosi usaha lokal.
- Perawatan Hewan Peliharaan
Tren memelihara hewan di desa meningkat. Usaha grooming dan penjualan pakan bisa dimulai dari modal Rp5–8 juta.
Baca juga: Parigi Moutong Siapkan 35 Ribu Hektare untuk Peternakan Sapi Modern, Investasi Capai Rp 2 Triliun
Kemandirian Ekonomi dari Desa
Kunci sukses UMKM jasa di desa adalah pelayanan, kepercayaan, dan inovasi. Mulailah dari usaha kecil, fokus pada kualitas, dan bangun jaringan lokal. Dengan strategi pemasaran digital dan promosi di media sosial, usaha desa kini bisa dikenal hingga kota besar.
Dari 18 ide usaha jasa di desa ini, mana yang paling sesuai dengan potensi desamu? Saatnya membuktikan, desa bukan sekadar tempat tinggal, tapi ladang emas bagi wirausaha masa depan.
IWAN





