Senin, 4 Mei 2026

Penguatan Kapasitas Guru melalui Program Profiling SD dan SMP di Kota Palu

Salah satu tahapan dalam Program Profiling adalah sesi wawancara yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Palu bersama Putera Sampoerna Foundation pada 2 Maret 2026.
Salah satu tahapan dalam Program Profiling adalah sesi wawancara yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Palu bersama Putera Sampoerna Foundation (02/03). Foto: Dok. Putera Sampoerna Foundation
Advertisement

Palu, MediaPalu – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu bersama Putera Sampoerna Foundation sukses melaksanakan Program Profiling yang diikuti oleh 83 guru jenjang dan di Kota Palu.

Program profiling dirancang untuk mengidentifikasi kompetensi guru, yang mencakup aspek pedagogik, kepribadian, , dan profersional, serta kompetensi nonteknis seperti manajemen waktu, integritas, kolaborasi, dan refleksi diri.

Melalui hasil profiling ini, terdapat 20 guru jenjang SD dan SMP yang menjadi rekomendasi peserta program berdasarkan hasil laporan kompetensi guru program untuk berikutnya yaitu Program Magang Guru dan Kepala Sekolah. Program ini akan berjalan pada bulan Agustus mendatang.

“Program profiling ini bertujuan untuk memetakan kompetensi guru secara komprehensif. Rekomendasi yang dihasilkan akan kami tidaklanjuti sebagai dasar dalam merancang program peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan” ucap Hardi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu.

Sebelumnya, telah dilakukan kegiatan sosialisasi pada bulan Februari 2026 yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Hardi beserta para jajarannya, serta peserta Program Profiling.

Kegiatan sosialisasi ini dilanjutkan dengan pelaksanaan profiling yang dilakukan di SMP Negeri 1 Palu dan SMP Negeri 4 Palu selama 5 hari yaitu tanggal 2 hingga 6 Maret 2026.

Pada saat pembukaan kegiatan profiling, dihadiri oleh yang diwakilkan oleh Asisten I Pemerintah Kota Palu Usman. Kegiatan yang diikuti oleh para peserta meliputi uji kompetensi, psikotes, wawancara, studi kasus, hingga analisis portfolio.

Wulan Sari, guru dari SD Inpres Bumi Sagu, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program. “Pendampingan yang diberikan oleh fasilitator professional, interaktif, dan mendukung proses pembelajaran. Kami berharap hasil profiling ini dapat menjadi pijakan dalam pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan” ucapnya.

Melalui pelaksanaan program ini, diharapkan terbangun sistem pengembangan guru yang sistematis, terarah, dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran serta hasil pendidikan di Kota Palu.

ADV-MP

Advertisement