Selasa, 17 Maret 2026

Pergantian Pimpinan DPRD Sulteng, Aristan: Ini Dinamika Politik Biasa

Suasana rapat paripurna DPRD Sulteng terkait pergantian pimpinan di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.
Pimpinan DPRD Sulteng berfoto bersama usai rapat paripurna terkait pergantian pimpinan di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu 25 Februari 2026. Foto: FB. Aristan
Advertisement

Palu, – Rapat Paripurna DPRD Provinsi terkait perubahan jadwal masa sidang kedua tahun kedua sekaligus pemberhentian dan usul pergantian Wakil Ketua I pimpinan DPRD telah resmi dilaksanakan pada Rabu, 25 Februari 2026.

Dalam sidang tersebut, diberhentikan dari jabatannya sebagai Wakil Ketua I masa jabatan 2024–2029. Paripurna juga mengusulkan pengangkatan Arnila H M Ali sebagai calon Wakil Ketua I DPRD Sulteng.

Pergantian pimpinan DPRD Sulteng tersebut didasarkan pada surat DPW Partai NasDem Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 016-SE/DPW-NasDem-Sulteng/II/2026 yang dibacakan oleh Sekretaris Dewan, M Sadly Lesnus, dalam forum paripurna.

Menanggapi proses tersebut, Aristan menyebutnya sebagai bagian dari dinamika organisasi dan estafet kepemimpinan yang wajar dalam politik.

“Bagi saya, ini adalah dinamika politik yang biasa dan bagian dari estafet kepemimpinan dalam organisasi,” tulis Aristan dalam pernyataannya yang dikutip dari akun Facebook pribadinya, Rabu.

Ia menyatakan menerima keputusan tersebut dengan sikap terbuka dan penuh keikhlasan. Sebagai kader yang mengaku ikut membesarkan partai sejak awal berdiri, loyalitasnya disebut tetap berada pada garis perjuangan partai.

Baca Juga:  Kapolresta Palu Resmi Berganti, Hari Rosena Jabat Kapolresta

“Jabatan hanyalah titipan, namun perjuangan untuk rakyat adalah pengabdian tanpa henti,” ujarnya.

Advertisement

Aristan juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan rekan-rekan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah atas sinergi yang telah terjalin selama ini.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebagai mitra kerja strategis, keluarga besar Partai NasDem, serta masyarakat Sulawesi Tengah.

Terkait isu-isu yang berkembang di luar, termasuk spekulasi mengenai adanya “kudeta”, Aristan membantah tegas kabar tersebut.

“Saya tegaskan itu sama sekali tidak benar. Mari kita tetap solid dan tidak terjebak dalam spekulasi yang berlebihan,” tulisnya.

Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga marwah partai dan terus bekerja untuk kepentingan masyarakat Sulawesi Tengah.

RED-MP

Advertisement