Kamis, 30 April 2026

Polisi Telusuri Dugaan Keracunan MBG yang Menimpa Siswa di Sulteng

Petugas kepolisian memasang garis polisi di dapur penyedia makanan program MBG usai dugaan keracunan massal siswa di Bangkep, Sulawesi Tengah. Foto: Dok. Polres Bangkep
Advertisement

Bangkep, MediaPalu Polisi Bangkep mulai menelusuri dugaan keracunan ratusan usai mengonsumsi makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), ().

Kapolres Bangkep, Ajun Komisaris Besar Polisi Ronaldus Karurukan, mengatakan pihaknya telah mengamankan sampel makanan untuk dikirim ke Balai POM Palu guna dilakukan uji laboratorium. Sedikitnya 277 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dilaporkan mengalami mual, pusing, dan muntah dalam insiden tersebut.

“Kami langsung berkoordinasi, dan mendatangi rumah sakit, serta meminta keterangan dari tenaga medis maupun orang tua siswa,” ujar Ronaldus, dalam keterangan tertulis yang diterima MediaPalu, Kamis, 18 September 2025.

Ronaldus menambahkan, polisi juga membuka penyelidikan awal. Petugas Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) dimintai keterangan, sementara lokasi penyedia makanan telah dipasangi garis polisi.

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung. Polisi menunggu hasil uji laboratorium sebelum menetapkan langkah lanjutan.

Advertisement

“Kami pastikan penyebab insiden ini diungkap secara transparan,” ucap Ronaldus.

Dari 277 siswa yang sempat dirawat di RS Trikora Salakan, 233 orang sudah diperbolehkan pulang. Namun, 44 siswa masih menjalani perawatan intensif.

Baca Juga:  Bupati Parigi Moutong Terbitkan Edaran Salat Berjamaah bagi ASN

bersama Polres Bangkep berjanji terus memantau kondisi para korban dugaan keracunan MBG.

“Kami kawal hingga tuntas, baik soal kesehatan siswa maupun penyelidikan penyebab peristiwa ini,” kata Ronaldus, polisi Bangkep

TIM

Advertisement