Yogyakarta, MediaPalu – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu melaksanakan koordinasi dan studi tiru terkait Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) udara di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan teknis menjelang pembukaan rute internasional di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai praktik terbaik dalam operasional TPI udara, termasuk sistem pemeriksaan keimigrasian bagi penumpang internasional.
Tim dari Kantor Imigrasi Palu meninjau langsung alur pemeriksaan penumpang internasional, mulai dari kedatangan hingga keberangkatan. Selain itu, dilakukan diskusi teknis terkait pemanfaatan teknologi dalam pemeriksaan dokumen perjalanan dan sistem biometrik.
Aspek pengamanan area TPI juga menjadi fokus pembahasan, termasuk mekanisme layanan bagi penumpang internasional guna memastikan proses yang cepat, tertib, dan aman.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, menyampaikan apresiasi atas kesempatan studi tiru tersebut. Ia menekankan pentingnya transfer pengetahuan antar unit kerja dalam mendukung kesiapan operasional TPI udara di Palu.
“Studi tiru ini memberi gambaran nyata tentang standar operasional, integrasi teknologi, dan sinergi antar-instansi yang perlu dibangun di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu. Kami akan memetakan adaptasi yang diperlukan agar pembukaan rute internasional berjalan lancar dan aman bagi masyarakat,” ujar Akmal, Jumat 20 Februari 2026.
Dalam pertemuan teknis tersebut juga dibahas penguatan kerja sama lintas institusi di lingkungan bandara, termasuk koordinasi dengan otoritas bandara, bea dan cukai, kepolisian, serta layanan darurat.
Akmal berharap, melalui studi tiru ini, Imigrasi Palu TPI Udara mampu menghadirkan layanan keimigrasian yang modern, terintegrasi, dan aman. Langkah tersebut sekaligus mempercepat kesiapan teknis dan operasional menjelang beroperasinya rute penerbangan internasional di Palu.
MARDISON





