Rabu, 3 Juni 2026

Kementerian Transmigrasi Lirik Parigi Moutong untuk PSN

Rapat persiapan kunjungan Kementerian Transmigrasi RI di Kantor Bupati Parigi Moutong membahas pengembangan kawasan transmigrasi menuju Proyek Strategis Nasional.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Parigi Moutong, Adrudin, memimpin rapat persiapan kunjungan tim Kementerian Transmigrasi RI di Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin 1 Juni 2026. Rapat membahas pengembangan kawasan transmigrasi dan potensi ekonomi unggulan yang diusulkan dalam skema Proyek Strategis Nasional (PSN). Foto: Dok. Diskominfo Parimo
Advertisement

Parigi Moutong , , berpeluang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui pengembangan kawasan transmigrasi berbasis komoditas unggulan.

Peluang tersebut menguat setelah Kementerian Transmigrasi menjadwalkan kunjungan ke daerah ini untuk meninjau langsung kawasan transmigrasi serta sejumlah potensi ekonomi unggulan yang diproyeksikan menjadi penggerak pertumbuhan daerah.

Menyambut agenda tersebut, Pemerintah Parigi Moutong mulai mematangkan berbagai persiapan. Langkah itu dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten dan Kesejahteraan Rakyat Setda Parigi Moutong, Adrudin, di Kantor Parigi Moutong, Senin 1 Juni 2026.

Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, mengatakan kunjungan tim kementerian menjadi peluang besar bagi daerah, terutama setelah muncul informasi bahwa kawasan transmigrasi di Parigi Moutong sedang diupayakan masuk dalam skema PSN.

“Ini merupakan hal yang sangat menggembirakan bagi kita. Bapak Bupati juga sangat antusias menerima informasi ini, terlebih ada peluang bahwa kawasan transmigrasi di Parigi Moutong dapat diupayakan menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional,” kata Zulfinasran.

Baca Juga:  Imigrasi Palu Waspadai Modus Rekrutmen Gelap, Sosialisasi TPPO dan TPPM di Parigi Moutong

Ia menjelaskan, sebagai persiapan, pemerintah daerah diminta menyiapkan berbagai data pendukung yang akan menjadi bahan penyusunan roadmap pengembangan kawasan transmigrasi. Data tersebut meliputi tata ruang wilayah, luas lahan, produksi komoditas unggulan, hingga data perusahaan pengolahan dan pembeli hasil produksi masyarakat.

Advertisement

Dalam pembahasan awal, terdapat tiga sektor yang menjadi prioritas pengembangan, yakni durian, kelapa dalam, dan .

“Untuk komoditas durian, lokasi yang diusulkan berada di Kecamatan Bolano Lambunu. Sementara pengembangan kelapa dalam dan perikanan direncanakan berpusat di Desa Palapi, Kecamatan Taopa”, katanya.

Selain melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah, tim Kementerian Transmigrasi juga dijadwalkan berdialog langsung dengan petani dan nelayan guna memperoleh gambaran kondisi lapangan sebelum menyusun roadmap pengembangan kawasan.

Pemerintah daerah berharap kunjungan tersebut menjadi langkah awal mendorong kawasan transmigrasi Parigi Moutong berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terintegrasi dengan program nasional.

ADV-MP

Advertisement