Palu, MediaPalu – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu memindahkan 15 warga negara asing (WNA) asal Filipina ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu 22 Februari 2026. Pemindahan dilakukan untuk proses verifikasi kewarganegaraan lebih lanjut.
Rombongan yang dipimpin langsung Kepala Kantor Imigrasi Palu, Muhammad Akmal, berangkat dari Kantor Imigrasi di Jalan Kartini dengan pengawalan petugas imigrasi dan aparat kepolisian. Perjalanan menuju Manado ditempuh melalui jalur darat dan diperkirakan memakan waktu sekitar 24 jam.
Kelima belas WNA tersebut sebelumnya terdampar di Kabupaten Buol dan telah hampir satu bulan berada di ruang detensi Imigrasi Palu sejak 25 Januari 2026.
Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Imigrasi Palu, Octavianus Malisan, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan serta Rudenim Manado untuk memastikan proses pemindahan berjalan lancar.
“Kami sudah melaporkan kepada pimpinan dan berkoordinasi secara teknis dengan Rudenim Manado terkait pemindahan 15 deteni yang diduga warga negara Filipina,” ujar Octavianus.
Ia menambahkan, komunikasi juga telah dilakukan dengan Konsulat Jenderal Filipina guna proses verifikasi dokumen dan status kewarganegaraan para deteni.
Muhammad Akmal menjelaskan, pemindahan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Imigrasi. Verifikasi kewarganegaraan akan dilakukan di Manado karena lokasinya lebih dekat dengan perwakilan Konsulat Filipina.
“Sesuai perintah Direktorat Jenderal Imigrasi, kami mengawal para deteni ke Manado untuk proses verifikasi lebih lanjut. Mereka akan dititipkan sementara di Rudenim Manado,” kata Akmal.
Dalam rombongan 15 WNA Filipina itu, terdapat seorang bayi yang dilaporkan lahir di Malaysia. Namun, status kewarganegaraannya masih menunggu hasil verifikasi resmi dari otoritas terkait.
Sebanyak 15 petugas Imigrasi dikerahkan untuk mengawal perjalanan tersebut.
“Kami berharap perjalanan berjalan lancar dan para deteni tiba dengan selamat di Manado,” ujar Akmal.
MARDISON





