Kamis, 9 Juli 2026
Daerah  

Parigi Moutong Perkuat Hilirisasi Pangan Lokal untuk Dorong Investasi

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase membuka Focus Group Discussion tentang hilirisasi pangan lokal.
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase membuka Focus Group Discussion tentang penguatan hilirisasi pasok pangan lokal sebagai upaya mendorong investasi dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Parigi Moutong. Foto: Pemkab Parimo
Advertisement

, .com – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat strategi hilirisasi pangan lokal sebagai upaya meningkatkan investasi dan daerah. Langkah tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Penguatan Hilirisasi Pasok Pangan Lokal Melalui Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mendorong Investasi dan Ketahanan Pangan Daerah yang dibuka Bupati Erwin Burase, Selasa (7/7/2026).

FGD yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Parigi Moutong di Aula Lantai II Kantor Bupati itu dihadiri anggota DPRD, organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta Asosiasi Pengusaha Durian Indonesia (Apdurin).

Hadir sebagai narasumber Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tengah Richard Arnaldo Djanggola, akademisi dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Sulawesi Tengah Anshar Munir, serta Isnaeny Ramadan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Erwin mengatakan penguatan hilirisasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pangan lokal sekaligus membuka peluang investasi di Kabupaten Parigi Moutong.

Baca Juga:  300 Sawah Mengering, Proyek Irigasi Binontoan di Tolitoli Dipertanyakan

“Hilirisasi pangan lokal harus didukung kolaborasi lintas sektor agar potensi yang dimiliki daerah mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ,” kata Erwin.

Menurut dia, forum tersebut menjadi wadah untuk menyusun rekomendasi kebijakan, mengidentifikasi hambatan dalam rantai pasok pangan, serta merumuskan langkah konkret dalam pengembangan investasi berbasis komoditas unggulan daerah.

Advertisement

FGD juga membahas identifikasi komoditas pangan yang memiliki prospek investasi, penguatan rantai pasok, serta strategi hilirisasi untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar.

Erwin berharap hasil diskusi dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menarik investasi di sektor pertanian dan agroindustri.

“Kami berharap forum ini menghasilkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti sehingga hilirisasi pangan lokal mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperluas investasi, dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menargetkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat dapat mempercepat pengembangan industri berbasis pangan lokal sebagai salah satu penggerak .

Baca Juga:  Operasi Patuh Candi Sisir Motor Berknalpot Brong

ADV-MP

Advertisement