Kamis, 9 Juli 2026

Gempa M6,7 Guncang Parigi Moutong, Pemkab Imbau Warga Tetap Waspada

Petugas BPBD melakukan pendataan kerusakan bangunan pascagempa Magnitudo 6,7 di Parigi Moutong.
Petugas BPBD Kabupaten Parigi Moutong melakukan asesmen dampak gempa Magnitudo 6,7 di sejumlah wilayah terdampak. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada terhadap gempa susulan, dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta BMKG. Foto: Pemkab Parimo
Advertisement

Parigi Moutong, MediaPalu.com mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 mengguncang wilayah tersebut pada Selasa (16/6/2026) pukul 11.27 WITA.

Imbauan itu disampaikan melalui surat resmi Bupati Parigi Moutong Nomor 000.1/395/SEK sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gempa susulan.

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase meminta masyarakat tidak terpancing kepanikan dan tetap mengikuti informasi dari pemerintah serta lembaga resmi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan,” kata Erwin.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat pada koordinat 1,039 LS dan 120,231 BT dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan juga dirasakan di sejumlah wilayah lain, termasuk dan Kabupaten .

menyebut hingga saat itu telah terjadi sekitar 15 kali gempa susulan.

Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong langsung diterjunkan untuk melakukan asesmen di lapangan.

Data sementara menunjukkan kerusakan rumah terjadi di beberapa desa, di antaranya Desa Torue dan Desa Tolai di Kecamatan Torue, Desa Boyantongo di Kecamatan Parigi Selatan, serta Desa Sausu Trans di Kecamatan Sausu.

Selain melakukan pendataan kerusakan, pemerintah daerah mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat, antara lain memeriksa kondisi bangunan sebelum digunakan kembali, menjauhi bangunan yang mengalami keretakan, memastikan jalur evakuasi tetap terbuka, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Masyarakat diharapkan hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, BPBD, maupun Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong agar tidak terpengaruh informasi yang menyesatkan,” ujar Erwin.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kerusakan bangunan maupun korban terdampak agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Melalui koordinasi bersama BPBD, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa, Pemkab Parigi Moutong memastikan proses pendataan serta penanganan pascagempa terus dilakukan untuk menjamin keselamatan masyarakat.

ADV-MP

Advertisement