Kamis, 9 Juli 2026

Panen Raya Jagung, Parigi Moutong Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase bersama Kajati Sulawesi Tengah mengikuti panen raya jagung di Desa Lobu Mandiri.
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Zullikar Tanjung mengikuti panen raya jagung di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Foto: Pemkab Parimo
Advertisement

Parigi Moutong, MediaPalu.com – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menggelar di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud sinergi pemerintah, aparat penegak hukum, pemerintah desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kelompok tani, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Panen raya dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Zullikar Tanjung, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Wakil Bupati Abdul Sahid, Ketua DPRD Alfres Masboy Tonggiroh, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat , pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Zullikar Tanjung menegaskan bahwa program pengembangan jagung harus terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Program ini tidak berhenti pada panen hari ini. Pengembangan sektor pertanian harus terus dilakukan agar mampu mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Zullikar.

Ia mengatakan penguatan sektor pertanian sejalan dengan program Asta Cita Presiden yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Karena itu, pemerintah desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan masyarakat didorong memanfaatkan lahan produktif yang belum tergarap.

Baca Juga:  Kecelakaan Beruntun di Palu, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Utama

Sementara itu, menyebut panen raya menjadi bukti bahwa kolaborasi berbagai pihak mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

“Panen raya ini menunjukkan bahwa kerja sama pemerintah, BUMDes, kelompok tani, dan masyarakat mampu menghasilkan manfaat nyata bagi kesejahteraan ,” ujar Erwin.

Advertisement

Menurutnya, Kabupaten Parigi Moutong merupakan salah satu sentra produksi jagung di Sulawesi Tengah dengan kawasan produksi tersebar di Kecamatan Bolano, Bolano Lambunu, Toribulu, Ongka Malino, hingga Parigi Barat.

Erwin juga mengapresiasi peran BUMDes Lobu Mandiri dalam mendukung pengembangan pertanian desa. Ia berharap BUMDes bersama Koperasi Desa Merah Putih menjadi penggerak ekonomi desa melalui penguatan usaha pertanian dan peningkatan pendapatan petani.

Selain meningkatkan produksi, mendorong pengembangan industri pengolahan jagung agar hasil panen memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi.

“Jagung tidak hanya dijual sebagai bahan mentah. Kita ingin hasil pertanian diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi sehingga pendapatan petani juga meningkat,” katanya.

Baca Juga:  Dari Banggaiba untuk Indonesia: Merdeka di Tengah Keterbatasan

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Ketahanan Pangan menyerahkan bantuan benih jagung kepada Kelompok Tani Fatulimbo di Desa Lobu Mandiri guna mendukung peningkatan luas tanam dan produktivitas pertanian.

Panen raya merupakan tindak lanjut program penanaman jagung yang dimulai pada Februari 2026. Dari lahan seluas 5 hektare, sebanyak 4 hektare dipanen dengan hasil ubinan mencapai 14.230 kilogram jagung pipil basah, atau setara sekitar 10–14 ton jagung pipil kering per hektare.

ADV-MP

Advertisement