Kamis, 9 Juli 2026

Parigi Moutong Canangkan Sensus Ekonomi 2026 dan Desa Cinta Statistik

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase membuka pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dan Desa Cinta Statistik.
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 dan Program Desa Cinta Statistik sebagai upaya memperkuat penyusunan kebijakan pembangunan berbasis data serta mendorong pengembangan ekonomi daerah di Kabupaten Parigi Moutong. Foto: Pemkab Parimo
Advertisement

, MediaPalu.com – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) sebagai upaya memperkuat basis data pembangunan dan perencanaan . Pencanangan dilakukan Bupati Parigi Moutong Erwin Burase di Auditorium Kantor Bupati, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Abdul Sahid, unsur Forum Koordinasi Pimpinan (Forkopimda), Kepala BPS Parigi Moutong Sunu Hari Ismawan, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, usaha, serta perwakilan perbankan.

Dalam sambutannya, Erwin mengatakan Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian, termasuk potensi usaha di daerah.

“Data hasil sensus ekonomi menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan, memperkuat UMKM, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” kata Erwin.

Menurut dia, pembangunan ekonomi yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing memerlukan data yang akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Mereka yang Ingin Mengatur Segalanya

Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah akan memperoleh informasi mengenai struktur usaha, karakteristik pelaku usaha, perkembangan ekonomi digital, hingga potensi ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

Erwin juga mengajak seluruh petugas sensus menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan berintegritas agar data yang dihimpun benar-benar mencerminkan kondisi perekonomian masyarakat.

Advertisement

“Keberhasilan sensus bergantung pada kualitas data yang dikumpulkan. Karena itu, pendataan harus dilakukan secara cermat, disiplin, dan sesuai kondisi riil di lapangan,” ujarnya.

Bupati turut mengajak masyarakat dan pelaku usaha memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus sebagai bentuk dukungan terhadap penyusunan kebijakan pembangunan berbasis data.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Parigi Moutong, Sunu Hari Ismawan, mengatakan hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan, pembinaan dunia usaha, serta kerangka berbagai survei ekonomi selama satu dekade ke depan.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang bertujuan meningkatkan kualitas tata kelola data di tingkat desa.

Baca Juga:  Operasi Keselamatan Tinombala 2026 di Sulteng Dimulai

Tahun 2026, Desa Nambaru, Desa Olobaru, dan Desa Tindaki di Kecamatan Parigi Selatan ditetapkan sebagai Desa Cantik. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat pemanfaatan data desa untuk mendukung perencanaan pembangunan, pelayanan publik, serta pengembangan potensi ekonomi masyarakat.

ADV-MP

Advertisement