Kamis, 9 Juli 2026

Parigi Moutong Perkuat Kolaborasi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Sekda Parigi Moutong Zulfinasran membuka forum evaluasi peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak.
Sekretaris Daerah Parigi Moutong Zulfinasran membuka pertemuan lintas program dan lintas sektor yang membahas strategi peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak sebagai upaya menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Parigi Moutong. Foto: Pemkab Parimo
Advertisement

Parigi Moutong, MediaPalu.com memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) melalui peningkatan layanan ibu dan anak. Langkah tersebut dibahas dalam Pertemuan dan Evaluasi Lintas Program dan Lintas Sektor terkait peningkatan cakupan Antenatal Care (ANC) K6 dan persalinan oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes), yang digelar di Aula Hotel Anutapura, Senin (22/6/2026).

Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, mewakili Erwin Burase.

Membacakan sambutan bupati, Zulfinasran mengatakan penurunan angka kematian ibu dan bayi menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kesehatan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta pembangunan daerah secara keseluruhan.

“Penurunan angka kematian ibu dan bayi membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah, tenaga kesehatan, pemerintah , hingga masyarakat harus bergerak bersama agar pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak semakin optimal,” kata Zulfinasran.

Ia mengungkapkan angka kematian bayi di Kabupaten Parigi Moutong masih berada pada kisaran lebih dari 70 , sehingga diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap faktor penyebab serta penguatan upaya pencegahan sejak masa kehamilan.

Menurutnya, tenaga kesehatan dan kader diharapkan aktif melakukan pendampingan kepada ibu hamil, termasuk melakukan kunjungan apabila terdapat ibu hamil yang tidak menjalani pemeriksaan kehamilan sesuai jadwal.

Selain itu, pemerintah juga menyoroti pentingnya ketersediaan stok darah, kemudahan akses rujukan, penguatan layanan home care, serta peningkatan respons terhadap kondisi kegawatdaruratan ibu dan bayi.

Zulfinasran juga mendorong pembentukan satuan tugas atau kelompok kerja penurunan angka kematian ibu dan bayi diintegrasikan dengan tim yang telah ada agar pelaksanaan program lebih efektif dan terkoordinasi.

“Sinergi lintas sektor menjadi kunci untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.

ADV-MP

Advertisement